loading...

Pengertian Rotasi Bumi dan Gerak Semu Harian Matahari sebagai Akibat dari Rotasi Bumi

Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan tentang pengertian rotasi bumi, akibat dari rotasi bumi, pengaruh rotasi bumi, akibat terjadinya rotasi bumi, arah rotasi bumi, kecepatan rotasi bumi, dampak rotasi bumi, pengertian gerak rotasi dan perputaran bumi.

Bumi dalam mengitari matahari mengalami rotasi dan revolusi. Periode rotasi sekitar 23 jam 56 menit 4,09 detik atau sekitar 24 jam.

Akibat daripada rotasi bumi, maka bumi mengalami gerak semu terhadap matahari. Sekali bumi berotasi (satu periode rotasi), semua tempat di bumi telah menjalani perputaran 360° bujur, dengan rotasi ditempuh 24 jam.

Pengertian Rotasi Bumi

Rotasi Bumi adalah berputarnya bumi pada porosnya.
Berarti setiap derajat bujur ditempuh dalam waktu 24 x 60 menit: 360 = 4 menit. Dengan demikian perbedaan waktu antara dua tempat yang berbeda bujurnya 15° adalah 15 x 4 menit = 60 menit = 1 jam.

Oleh karena itu, perbedaan waktu antara dua daerah waktu yang berdampingan tersebut adalah 1 jam. Bumi dibagi dalam wilayah meridian yaitu garis lingkar yang melewati kutub utara dan selatan.

Tempat-tempat yang terletak pada garis meridian yang sama mempunyai waktu yang sama. Sebagai waktu pangkal ditetapkan waktu yang berlaku untuk meridian yang melewati Greenwich (Inggris) dan ditetapkan sebagai bujur 0°.

Waktu pangkal ini dinamakan waktu Greenwich atau Greenwich Mean Time (GMT). Setiap garis bujur 15° atau kelipatan 15° di sebelah timur atau sebelah barat bujur 0° ditetapkan sebagai bujur standar.

Waktu pada bujur standar disebut waktu standar atau waktu lokal. Indonesia mempunyai tiga bujur standar yaitu 105°, 120°, dan 135° BT.

Jika letak bujur standar di sebelah barat bujur 0°, waktunya dikurangi. Jika letaknya di sebelah timur 0° waktunya ditambah.

Berarti, waktu lokal 105° BT adalah GMT + 105/15 x 1 jam = GMT + 7 jam.

Waktu lokal 120° BT adalah GMT + 120/15 x 1 jam = GMT + 8 jam.

Waktu lokal 135° BT adalah GMT + 135/15 x 1 jam = GMT + 9 jam.

Setiap daerah waktu kira-kira meliputi wilayah 7,5° di sebelah barat dan di sebelah timur suatu bujur standar.

Pengertian Rotasi Bumi dan Gerak Semu Harian Matahari sebagai Akibat dari Rotasi Bumi
Gambar: Rotasi Bumi

Akibat terjadinya Rotasi Bumi

Rotasi bumi mengakibatkan wilayah Indonesia terbagi menjadi 3 daerah waktu:

1) Waktu Indonesia Bagian Barat dengan bujur standar 105° BT yang meliputi Sumatera, Jawa, Madura, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

2) Waktu Indonesia Bagian Tengah dengan bujur standar 120° BT yang meliputi Sulawesi, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

3) Waktu Indonesia Bagian Timur dengan bujur standar 135° BT yang meliputi kepulauan Maluku dan Papua.

Bujur 180° telah ditetapkan sebagai batas Penanggalan Internasional (International Date Line). Artinya, tanggal di belahan bumi timur (dari 0° sampai 180° BT) lebih dahulu 1 hari daripada tanggal di belahan bumi Barat (dari 0° sampai 180° BB).

Letak batas Penanggalan Internasional berada di Samudra Pasifik. Rotasi bumi juga mengakibatkan peristiwa lain seperti penggembungan bumi pada khatulistiwa dan pemepatan bumi pada kutub-kutubnya serta mengakibatkan angin pasat dan angin barat.

Secara Umum akiat terjadinya rotasi bumi adalah;

1.Terjadinya perubahan waktu

2.Terjadinya perubahan arah angin

3.Terjadinya perbedaan ketebalan atmosfer

4.Terjadinya perbedaan percepatan gravitasi

5.Terjadinya pergantian siang dan malam

6.Bentuk bumi menjadi bulat spheroid

7.Terjadinya pembelokan arah angin

8.Terjadinya gerak semu harian matahari dan benda - benda langit lainnya

9.Terjadinya gaya coriolis

10.Dapat berfungsinya satelit

11.Terjadi perubahan arah bandul ( efek faucault )

12.Adanya Jetlag Bila kita naik pesawat

0 Response to "Pengertian Rotasi Bumi dan Gerak Semu Harian Matahari sebagai Akibat dari Rotasi Bumi"

Post a Comment