Tipografi

Diposting pada

Tipografi – Pada kesempatan ini kita akan membahas tipografi. Yang menjelaskan dalam diskusi ini definisi tipografi, klasifikasi, fungsi dan elemen elemen secara jelas dan tepat. Untuk lebih jelasnya, kita simak ulasan berikut ini.

Tipografi, pencetakan atau huruf merupakan seni serta teknik pemilihan, penataan huruf beserta pengaturan distribusi di ruang yang tersedia untuk menciptakan kesan tertentu serta kenyamanan membaca maksimal.

Pengertian Tipografi

Tipografi

Tipografi merupakan teknik dan seni memilih serta mengatur huruf dengan penataan distribusi di ruang yang terdapat untuk menciptakan pandangan tertentu untuk kenyamanan memahami maksimal.

Juga dikenal seperti jenis huruf (tipe desain), misalnya kerja atau desain di mana pengaturan huruf digunakan seperti elemen utama. Pada seni tipografi, konsep huruf seperti simbol suara bisa diabaikan.

Pengertian Tipografi Menurut Para Ahli

Danton Sihombing

Menurut Danton Sihombing pengertian tipografi merupakan representasi visual dari bentuk komunikasi verbal, properti efektif dan visual.

Dendi Sudiana

Pengertian tipografi merupakan elemen grafis dibaca paling mudah. Namun huruf demi huruf yang terdiri dari kata-kata membantu pembaca lebih memahami ide atau pesan tersebut.

Menurut Roy Brewer

Menurut Roy Brewer pengertian tipografi dapat mempunyai arti yang luas, susunan serta cetakan atau pla halaman atau dalam arti yang lebih sempit hanya pengaturan, pemilihan serta berbagai hal yang bersangkutan pada pengaturan Surat-surat termasuk set), tanpa elemen dan ilustrasi lainnya, tidak ada huruf pada halaman yang dicetak.

Sejarah Tipografi

Sejarah pengembangan tipografi dimulai dengan penggunaan piktogram. Bentuk tulisan bahasa ini diantaranya digunakan oleh bangsa indian sioux dan viking norwegia.

Di Egyptian berkembang sekitar 13.00 SM jenis tulisan hieratia, lebih dikenal dengan hieroglif. Bentuk demotia ini adalah akar pada bentuk tipografi yang ditulis dengan pena khusus.

Jenis tipografi ini akhirnya bisa berkembang ke Kreta, kemudian menyebar ke Yunani serta keseluruh eropa akhirnya. Puncak perkembangan dalam tipografi ini terjadi sekitar abad ke delapan SM. Ketika Romawi mulai membangun wilayah mereka di roma.

Karena orang romawi tidak mempunyai sistem penulisan, mereka belajar sistem penulisan Italia [Etruska] dan dapat menyempurnakannya sehingga tulisan romawi dibuat.

Prinsip-prinsip Tipografi

Sebagai referensi pertama dalam prinsip kebenaran untuk membuat tipografi maksimum, kita dapat mengikuti prinsip-prinsip tipografi di bawah ini. Prinsip yang diakui oleh banyak pakar tipografi dibagi menjadi dua prinsip utamayaitu prinsip keterbacaan tipografi dan prinsip estetika tipografi.

Prinsip Keterbacaan Tipografi

  1. Huruf kecil umumnya lebih mudah dibaca daripada huruf kapital/ besar. Mungkin karena huruf kecil jauh lebih kontras satu sama lain.
  2. Bahkan huruf lurus (standar) jauh lebih mudah dibaca daripada huruf miring (italic). Namun, jika kata itu ditulis miring menggunakan huruf reguler, tingkat keterbacaan meningkat.
  3. Kontras warna cenderung meningkatkan keterbacaan, tetapi jika ada terlalu banyak kontras, mata cepat lelah. Oleh karena itu, sebagian besar situs web saat ini tidak menggunakan hitam murni, tetapi abu putih.
  4. Teks gelap pada latar belakang terang lebih mudah dibaca daripada teks terang pada latar belakang gelap.
  5. Abu-abu gelap di atas krem ‚Äč‚Äčadalah kombinasi warna yang paling mudah dibaca dan bikin nyaman.

Prinsip Estetika Tipografi

  1. Batasi penggunaan font pada desain / satu halaman. Biasanya, dua jenis font sudah cukup yaiut satu untuk judul dan satu untuk konten.
  2. Batasi penggunaan warna, satu untuk judul dan satu untuk isi.
  3. Gunakan setidaknya tiga ukuran dan / atau bobot yang berbeda untuk memaksimalkan kontras dan keindahan tipografi.
  4. Gunakan ukuran yang seragam untuk setiap kalimat teks.
  5. Memberikan lebih banyak jarak huruf untuk font kecil dan kurangi jarak huruf untuk ukuran font besar.
  6. Pastikan ketinggian garis dan jarak antar ruang sangat berbeda, terutama jika ketinggian garis menjadi lebih renggang.

Unsur-unsur Tipografi

Berikut ini adalah unsur-unsur yang ada dalam tipografi.

Ornamen dan pencetakan

Ornamen dalam tipografi modern jarang digunakan. Secara umum, ornamen hanya digunakan sebagai barang cetakan untuk undangan, diploma, sertifikat dan karya dekoratif lainnya.

Area cetak ini dapat dilakukan dalam berbagai warna yang dicetak sebagai alas. Kisi atau nada yang mengandung elemen negatif dapat ditetapkan ke bidang ini.

Garis dan Kolom

Kolom yang terdiri dari beberapa baris dengan lebar tertentu. Dalam praktiknya, lebar kolom di sebagian besar brosur atau majalan merupakan sekitar 5 hingga 7 kata dan sekitar 6 hingga 10 huruf per kata. Di koran (surat kabar) jumlah kata per baris sangat kecil, sementara ada lebih banyak buku.

Baris

Baris terdiri dari kata-kata yang disusun satu demi satu. Di antara kata-kata ada juga ruang antara kata-kata. Garis harus memiliki koherensi optik atau deskripsi kalimat yang terkait dalam paragraf.

Kata

Sebuah kata merupakan kombinasi dari pengaturan huruf individual dari huruf-huruf yang disatukan untuk mengisi kata yang diucapkan yang dapat menghasilkan nada dan mengandung makna.

Ejaan yang benar merupakan kata atau elemen bahasa yang ditulis dalam huruf cetak. Urutan kata dalam kalimat juga dipengaruhi oleh jarak antara huruf dan jarak antara kata.

Kemiringan Huruf

Kemiringan huruf yang dimaksud merupakan huruf miring dengan kata miring lainnya. Huruf miring dikatakan menekankan sebuah kata dan umumnya digunakan untuk teks yang tidak terlalu panjang.

Lebar dan Berat Huruf

Memahami berat dalam huruf merupakan hubungan antara tinggi huruf yang dicetak dan lebar huruf tersebut. Berat huruf yang dianggap tipis (light), normal (regular) dan tebal (bold).

Pemahaman lebar di sini adalah perbandingan antara tinggi huruf yang dicetak dan lebar huruf itu sendiri. Lebar huruf itu sendiri dapat dilihat dari proporsi, yang dapat dibagi menjadi tiga kelompok yaitu extended condensed dan reguler. Huruf yang extended dan condensed ini biasanya dapat diterapkan pada teks pendek seperti sub headline dan headline.

Ukuran Huruf

Saat menggunakan huruf untuk pengaturan timah, pengaturan cahaya dan pengaturan foto, ukuran font adalah setpoint, punt, mm atau inci. Titik atau ukuran titik yang paling umum adalah antara 6 dan 72 dalam huruf. Pengaturan fotografi untuk suatu judul dapat diatur dalam prosedur yang sama dan masing-masing huruf dengan ukuran proporsional diatur.

Bentuk Huruf

Di antara banyak bentuk atau jenis huruf, 3 kelompok besar huruf dapat dibagi yaitu jenis kait (serif), jenis tanpa kait (sans serif) dan huruf fantasi (hias / dekoratif).

Misalnya, huruf kait (serif), tanpa kait (sans serif) dan fantasi adalah sebagai berikut:

  1. Surat kait atau serif (Garamond, Mesir, Roman, Bodoni)
  2. Surat tanpa kait atau tanpa serif (Arial, Futura, Univers)
  3. Huruf fantasi (jenis Sripft).

Jenis-jenis Tipografi

Beberapa adalah jenis tipografi tercantum di bawah ini yaitu :

Old Style

Surat-surat dengan cetakan timah yang ditemukan oleh Johann Guttenberg pada 1440 adalah tonggak penting dalam tipografi. Bahkan dikatakan bahwa Guttenberg adalah bapak desain grafis.

Setelah waktu itu, huruf-huruf Latin yang kami gunakan diciptakan satu demi satu. Sejauh ini sudah ada jutaan jenis font digital. Karakter tipografi terkenal dalam sejarah yang perlu kita ketahui adalah:

DIDOT

Merupakan nama keluarga perancis yang bekerja di bidang penerbitan dan percetakan. Dalam sejarah teknologi seni dan cetak, karya-karya cukup signifikan telah diciptakan oleh keluarga seniman.

Francois Didot

Tahun 1713 ia membuka bisnis keluarga untuk percetakan dan desain surat (type founder) serta bekerja hingga 2006 menggunakan nama firmin didot et cie di paris.

Francois Ambroise Didot

Francois ambroise didot yang untuk pertama kalinya mengungkapkan cara mengukur surat dengan poin satuan 1 poin sesuai pada 1/72 inci. Sejauh ini sistem menjadi yang mengukur huruf paling dominan.

Pierre Didot

Pierre didot menemukan versi cetak populer yang dikenal sebagai Luovre Edition dari ornamen .

Firmin Didot

Firmin Didot, yang merupakan anak francois ambroise mengungkapkan proses dalam pembuatan pelat cetak pemain. Firmin didot juga merancang huruf yang disebut didot yang merupakan nama keluarga besarnya.

Giambattista Bodoni

Dia yang merupakan insinyur perancang dan cetak surat ditunjuk sebagai kepala toko percetakannya oleh Adipati Parma. Bodoni dipekerjakan sebagai pengawas ketika printernya sedang mengerjakan kontrak penerbitan untuk edisi yang cukup mewah dari Homer’s Illiad.

Italia giambattista bodoni yang mencetak edisi khusus yang dicetak pada 100 lebih bahasa yaitu peringatan Lord Prayer (Loblied). Bodoni dikenal kerna Merancang modern pertama yang disebut Bodoni Book dengan karya gaya romaninya. Huruf yang dirancang pada 1798 merupakan konsep yang memiliki perbedaan diantara serif lurus dan sapuan tebal serta tipis.

Aldus Manutius

Pada tahun 1490, seorang ahli dalam bidang percetakan, menggunakan dukungan keuangan dari Pangeran Carpi, aldus manutius divenesia mendirikan usaha percetakan untuk menerbitkan manuskrip menggunkana bahasa latin dan Yunani klasik dalam bentuk buku-buku kecil, yang sekarang biasa dikenal yaitu novel.

Pada 1500 dia menciptakan italic yang kemudian kita sebut huruf miring (karena itu berasal dari seorang ahli di Italia). Awalnya, huruf miring lebih ramping dari huruf Romawi biasa.

Hasil ini mengurangi harga buku, menjadikannya lebih murah dibandingkan periode sebelumnya. Tetapi setelah semuanya berkembang, faktor penghematan saat menggunakan ruang untuk huruf bukan lagi faktor dominan.

Orang yang mencetak mengungkapkan kelemahan pada penggunaan teks tubuh melalui penggunaan huruf miring, karena jenis huruf romawi lebih mudah dibaca daripada huruf italic.

William Caslon

Merupakan pendiri font inggris pertama. William caslon mengawali karirnya di london sebagai pengukir cetak.

Kemudian ia membuka sebuah perusahaan yang memiliki spesialisasi dalam produksi surat kerja (typefoundary) dan sangat peduli dengan jenis kejelasan (eligibility), keterbacaan (readability) besera simplicity (kesederhanaan).

Pekerjaan ini membuat sebuah halam dapat menampung kian banyak teks karena memudahkan penggunaan huruf-huruf kecil.

Frederic William Goudy

Mendirikan perusahaan akuntansi dan seorang yang berasal amerika serikat. pada tahun 1895 dia bermigrasi ke chicago, mulai mulai merancang surat dan bekerja di percetakan.

Dia menamainya 1903 Village Press di Park Ridge, Illinois dan memulai perusahaannya sendiri. Dia pindah ke New York pada tahun 1906 ketika bisnisnya mulai berkembang dan disana terus melakukan bisnis.

Dia berhasil memiliki rumah di daerah Marlboro, New York dua tahun kemudian. kemudian disini bisnisnya terus berkembang. Lebih dari seratus font baru dia desain. Sejauh ini, mereka secara teratur memasukkan village, goudy old style, camelot, goudy, forum, titling dan kennerley.

Dia telah mendapat pengakuan di bidang grafis, termasuk medali emas atas american institute of architects dan institute of graphic arts.

Eric Gill

Gill eric rowton (arthur) ialah nama aslinya. Dia merupakan perancang font dan penulis dari Inggris. Pada tahun 1911, dia membuat ukiran tulisan baru yang dipajang di salah satu pameran di london. Setelah itu dia bergabung pada salah satu gereja katolik roma dua tahun kemudian.

Selama periode ini, Eric Gill menghasilkan pahatan yang sangat baik dalam bentuk salib dengan gambar Yesus, yang dipasang di Katedral Westminster London. Pada tahun 1922-1923 dia membuat ukiran lain di University of Leeds War Memorial.

Eric Gill mengawali karirnya sebagai pembuat huruf dengan produksi huruf Perpetua pada tahun 1925 dan pada tahun 1927 menciptakan sill sans serif. Kedua huruf tersebut masih populer hingga saat ini. Gill Sans merupakan salah satu tipografi yang paling banyak digunakan.

Modern Style

Terlepas dari namanya, jenis huruf “modern” bukanlah hal baru dan dikenal dengan nama didone. Pada abad ke 18 perubahan dan peningkatan kualitas kertas dikombinasikan dengan metode pencetakan baru menyebabkan beberapa penciptaan beberapa tipografi yang baru serta perubahan font.

Modern merupakan istilah yang dipakai untuk mengelompokkan font yang dibuat dengan gaya saat ini atau dibuat saat ini. Font modern dapat dikenali oleh serif horizontal yang panjang dan tipis serta transisi yang jernih atau tipis dalam satu baris. Gambarnya yang vertikan serta tak ada yang ditulis miring.

Mereka biasanya terlihat sangat keren serta dapat dianggap terstruktur. Karenanya, font modern bisa kelihatan sangat elegan dan sangat mencolok dalam format besar. Untuk teks dalam jumlah besar jenis font tidak cocok, baik di Internet atau dalam cetakan.

Saat digunakan untuk menyalin teks dalam bentuk cetak, Terdapat efek yang dinamai “fade”. Garis yang tebal terlihat sangat jelas, sementara garis yang tipis hampir hilang. Yang terbaik adalah menyimpannya untuk sub judul serta judul.

Kalian tidak dapat terlalu sering menggunakan font modern, tetapi sebagai desainer sebaiknya mengenali dan memilih kategori font. Font modern yang terkenal ialah yang dibuat oleh gimbattista di tahun 1798 yaitu bodoni. \

Font ini disebut didone modern. Dia mengikuti ide-ide John Baskerville karena mereka dapat ditemukan dalam gaya cetak Baskerville dengan kontras dan mengangkat garis, huruf vertikal dan huruf besar. Bodoni mempunyai karir yang panjang dalam desain, biarpun desain ini kemudian disebut modern, desain sebelumnya ialah “peralihan”.

Ada dua contoh bagus untuk periode pra-transisi di antara versi digital: Sumner Stones ITC bodoni serta bodoni old face gunther lange untuk Berthold. Bodoni menyenangi karya john baskerville serta mendalami secara luas desain pendiri prancis firmin didot dan pierre simon fournier dan Firmin Didot.

Meskipun ia terinspirasi oleh karya para perancang di Didot, Bodoni sudah mendapatkan gayanya sendiri pada tipografinya yang dapat diterima didalam dunia percetakan.

Slab Serif (Egyptian)

slab serif merupakan jenis serif yang tebal dan malahan sangat tebal. Penampilan jenis huruf ini bervariasi serta juga menandai penampilan huruf yang bertindak lebih tepat seperti penarik yakni seperti header.

Slab Serif Muncul sekitar abad ke-19. Grup gaya serab slab pada awalnya digunakan sebagai jenis tampilan untuk menarik perhatian pembaca dan selebaran poster iklan. Disebut juga Egyptian karena bentuk horizontalnya yang mengesankan dan berat, mirip dengan gaya seni dan arsitektur mesir kuno.

Juga dikenal selaku slab serif (abad ke sembilan belas) lantaran sirip dan garis memiliki ketebalan yang sama dengan papan. Jenis huruf ini dikenal sebagai egyptian serta antique bersama sejumlah nama keluarga jenis huruf ini menggambarkan pengaruh kairo, Mesir, Memphis, Karnak dll. Slab serif sangat baik untuk membikin judul, tetapi tidak terlalu terbaca jika mereka dapat digunakan sebagai salinan teks.

Tulisan slab serif meliputi:

Clarendon,
Beton,
Rockwell,
Aachen,
Serifa,
Calvert,
Grafik lalin,
Memphis,
Stymia dan lainnya.

Sans Serif

Font Sans serif (bermakna: tanpa serif) muncul pada tahun 1816 menjadi jenis tampilan serta sangat tidak terkenal di masyarakat, lantaran pada waktu itu tidak dianggap trendi dan karena itu disebut aneh yang berarti aneh atau lucu.

Misalnya, komersial yang aneh. Sans Serif menjadi populer di awal abad ke-20 ketika perancang mencari formasi-formasi ekspresi baru yang menggantikan sikap menolak norma-norma lama yakni pembagian masyarakat ke dalam jenis-jenis tertentu.

Gerakan itu, yang dikenal sebagai gerakan seni modern, mulai menghapus hiasan dan dekorasi desain yang berlebihan yang pada saat itu diibaratkan sebagai simbol orang kaya dan kelas pembesar.

Sans serif selanjutnya dibagi menjadi tiga golongan yakni humanist, Grotesque dan Geometric. Sans Serif nan diciptakan sebelum abad ke-20 dan milik kelompok grotesque.

Contoh: grotesk, akzidenz, helvetica, univers. Geometric Sans Serif memiliki bentuk geometris yang mendekati bentuk dasar (persegi panjang, segitiga, lingkaran). Ekspresi masyarakat industri serta mekanik. Sementara surat humanistik lebih alami daripada aneh dan geometris.

Terdapat tiga karakteristik utama sans serif huruf ialah :

  1. Baris lengkung adalah kotak atau bujur sangkar.
  2. Ada pertentangan kontras yang halus.
  3. Bentuknya mendekati pendalaman ke arah baris vertikal.

Sans serif unik dalam bentuk huruf tanpa serif atau sirip serta mempunyai ketebalan yang hampir sama atau sama. Penilaian yang diciptakan jenis surat ini Efisien, modern dan kontemporer.

Contoh Tipografi

Jenis tipografi ini akhirnya berkembang ke Kreta, kemudian menyebar ke Yunani lalu akhirnya tersebar ke seluruh Eropa. klimaks kemajuan tipografi terjadi sekitar abad ke delapan SM. Di Roma ketika Romawi memulai membentuk kekuatannya.

Karena orang Romawi tidak mempunyai sistem penulisan sendiri, mereka mendalami sistem penulisan Etruscan yang berasal dari Italia dan menyempurnakannya sehingga surat-surat Romawi dibuat.

Roman

Roman
Roman

Ciri khas dari huruf ini yaitu bahwa ia memiliki serif / sirip / kaki yang terlihat di tepinya. Huruf Romawi memiliki ketipisan serta ketebalan yang kontras di garis-garis huruf. Penilaiannya klasik, lemah gemulai, feminim dan anggun.

Egyptian

Egyptian
Egyptian

Merupakan macam huruf yang memiliki ciri serif / kaki / sirip yang berwujud seperti papan dengan kelebatan yang hampir sama atau sama. Penilaian yang dihasilkan adalah kuat, kokoh, kekar dan kokoh.

Sans Serif

Sans-Serif
Sans Serif

Definisi tentang sans serif merupakan tanpa serif / sirip, jadi jenis huruf ini tidak mempunyai sirip di akhir huruf serta mempunyai ketebalan yang hampir sama atau. Penilaian yang diciptakan jenis surat ini efisien, modern dan kontemporer.

Script

Script
Script

Font skrip mirip dengan sapuan tangan yang dibuat dengan kuas, pensil tajam dan pena serta biasanya dimiringkan di kanan. Anggapan yang dihasilkan adalah akrab dan sifat pribadi.

Miscellaneous

Miscellaneous
Miscellaneous

Jenis huruf ini adalah pengembangan dari bentuk yang ada. Ditambah ornamen serta hiasan atau garis ornamental. Kesan Anda sendiri adalah ornamental dan dekoratif.

Legibility

Legibility
Legibility

Legibility adalah kualitas huruf yang membuatnya mudah dibaca. Drafting, tumpang tindih, dll dapat terjadi yang dapat mempengaruhi Legibility surat. Untuk menghindari Hal ini, Ahli desainer mesti tahu dan memahami karakter dari bentuk huruf yang baik. Selain itu, menggunakan huruf dengan ciri yang sama ketika sebuah kata dapat menyebabkan kata tersebut salah dibaca.

Readability

Readability
Readability

Readability adalah penggunaan huruf dengan jelas yang memperhatikan hubungannya dengan huruf lain. Secara khusus, jarak antar huruf, jarak antara huruf tidak bisa diukur menggunkana matematis, tetapi harus dirasakan dan dilihat.

Ketidakakuratan dalam penggunaan ruang dan pengurangan keterbacaan informasi membuat informasi akan disampaikan dalam desain visual komunikasi tampak tidak jelas. Huruf mungkin sudah terbaca yang digunakan.

Namun, jika pembaca merasa tidak dapat membaca buku teks dengan lancar, dapat diasumsikan bahwa teks tersebut tidak dapat dibaca. Di papan iklan, Menggunakan ruang yang salah yang mengganggu informasi yang dibaca pengamat dapat menyebabkan pesan tidak sepenuhnya ditangkap oleh pembaca.

Dalam hal ini, desain visual komunikasi yang dapat dikatakan gagal karena kurang komunikatif. Distorsi dan kerapatan huruf pada suatu desain juga dapat mengganggu keseimbangan desain.

Huruf dengan jarak sangat dekat akan mendominasi bidang rongga dalam bentuk, Selain itu teks yang sangat jauh akan terasa lebih seperti arsitektur.

Clarity

Clarity
Clarity

Clarity merupakan kemampuan huruf yang dipakai dalam karya desain untuk dibaca dan dipahami oleh pengamat yang dimaksud.

Agar sebuah karya desain mampu berkomunikasi dengan pengamat, informasi yang dikirimkan harus dipahami oleh seorang pengamat yang dimaksud. Beberapa elemen desain yang mampu memengaruhi kejelasan adalah hierarki visual, warna, pemilihan jenis, dll.

Demikianlah pembahasan tentang tipografi semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>