Pengertian Karyawan Menurut Para Ahli

Diposting pada

Pengertian Karyawan Menurut Para Ahli – Pengertian karyawan merupakan seseorang yang bekerja di lembaga atau perusahaan untuk melakukan tugas operasional. Dan mengharapkan imbalan dalam bentuk komisi (uang).

Sederhananya definisi karyawan berarti bahwa orang yang bekerja untuk orang lain atau untuk perusahaan. Dengan tujuan tertentu serta mendapat imbalan.

Disini kami akan menjelaskan dengan lengkap tentang pengertian karyawan menurut para ahli dan apa yang berhubungan dengan karyawan. Berikut penjelasan lengkapnya :

Pengertian Karyawan Menurut Para Ahli

Pengertian-Karyawan-Menurut-Para-Ahli

Menurut Subri

Karyawan adalah penduduk usia kerja berusia 16 hingga 65 tahun atau jumlah total orang di suatu negara yang memproduksi barang dan jasa. Ketika ada permintaan untuk pekerjaan mereka dan mereka ingin berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Hasibuan

Karyawan Merupakan seseorang yang menawarkan layanan, terlepas dari apakah itu energi atau kompensasi dalam jumlah yang ditentukan di awal.

Menurut Sedarmayanti

karyawan adalah terjemahan dari kata kinerja yang mempunyai makna sebagai karya seorang pekerja atau karyawan. Suatu proses manajemen di mana hasil kerja harus mempunyai bukti nyata yang juga bisa diukur.

Frederic W. Taylor

Karyawan adalah komunitas yang termotivasi dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan keuangan.

Menurut Wibowo

Pengertian karyawan adalah masalah menyelesaikan pekerjaan seiring dengan pencapaian hasil pekerjaan.

Sonny Keraf

Karyawan merupakan pekerja profesional dan tidak bisa diganti begitu saja.

Menurut KBBI

Karyawan adalah orang yang bekerja di lembaga seperti perusahaan, kantor, lembaga dll.” bekerja dengan mendapatkan gaji, sebagai pekerja atau karyawan.

Anwar Prabu Mangkunegara

Karyawan juga memiliki indikator sendiri dalam penilaiannya seperti yang dikatakan anwar prabu mangkunegara. Termasuk kuantitas dan kualitas, tanggung jawab dan pelaksanaan tugas.

Tipe Karyawan

Freeloader

Karyawan jenis ini adalah orang yang mencari penghasilan dan tidak peduli dengan pekerjaan. Pekerja jenis ini biasanya sangat antusias dan menarik pada awal pekerjaan mereka. Namun seiring waktu, mereka perlahan-lahan menampakkan sifat aslinya yang selalu menghindari pekerjaan dan bahkan menunjukkan peningkatan kecil ketika diperhatikan.

Worker

Karyawan jenis ini adalah karyawan yang bekerja dengan serius dan benar-benar ingin memberikan kontribusi penting bagi perusahaan atau tempat kerja. Tipe pekerja biasanya sangat jujur, disiplin dan contoh yang baik. Karena dalam dirinya sendiri, tanggung jawab untuk bekerja telah mengatasi kebutuhan akan kesinambungan keuangan.

Entrepreneur

Tipe karyawan yang mengejar tujuan yang lebih tinggi, motivasi utama mereka melebihi kebutuhan uang mereka dan mereka memiliki visi dan misi yang jelas dan terarah serta selalu melakukan yang terbaik.

Jenis Karyawan

Karyawan Tetap

Waktu kerja karyawan tetap lebih lama atau tidak ditentukan, kecuali waktu kerja berakhir secara sepihak dan ada masa percobaan. Jenis pekerjaan permanen adalah tugas yang ada setiap saat.

Misalnya, perusahaan yang perlu bekerja dengan cara yang ditargetkan membutuhkan karyawan tetap. Sehingga produk yang dihasilkannya tersedia tepat waktu dan perusahaan bekerja secara efektif.

Dalam hal pengunduran diri atau pemutusan hubungan kerja (PHK). Karyawan terus menerima pembayaran pesangon (uang bonus dari perusahaan untuk mereka yang telah bekerja setidaknya selama 3 tahun).

Karyawan Tidak Tetap (kontrak)

Karyawan tidak tetap bekerja sesuai dengan perjanjian tertulis dan biasanya maksimal 2 tahun dan bisa diperpanjang beberapa dan tidak ada periode percobaan saat mereka mulai bekerja.

Jenis pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh karyawan kontrak adalah jenis pekerjaan musiman. Pekerjaan yang biasanya dilakukan hanya dalam beberapa bulan, dilakukan sekali, atau hanya pekerjaan sementara, seperti pemasaran produk.

Jika karyawan tidak tetap yang masa kontraknya telah berakhir tidak menerima pembayaran pesangon dan karyawan kontrak tersebut ditarik sebelum masa kontrak berakhir, ia akan dihukum oleh batas waktu yang disepakati di awal dengan penalti atau pembayaran wajib atas gaji karyawan.

Peran dan Tanggung Jawab Karyawan

Menjaga Stabilitas Kerja

Menjaga stabilitas kerja adalah sebuah tantangan. Pengurangan dan peningkatan produktivitas tenaga kerja merupakan tahap tertentu yang berlanjut. Untuk memastikan kelangsungan bisnis dalam suatu perusahaan. Karyawan harus menghadapi berbagai tantangan untuk memastikan stabilitas kerja. Seperti tidak memperpanjang periode istirahat dan menggunakan periode istirahat dengan bijak.

Mematuhi aturan yang ditetapkan

Setiap perusahaan biasanya mempunyai aturan sendiri yang harus dipatuhi semua karyawan. Misalnya, tiba tepat waktu, mengenakan pakaian kerja yang sopan dan rapi atau pakaian kerja sehingga perusahaan atau kantor dapat memakai atau menggunakan pakaian kerja.

Menjaga dan menjalin komunikasi yang baik

Karyawan harus pandai memelihara dan membangun komunikasi antara mereka dan bos mereka, karyawan dan pelanggan. Komunikasi yang baik yang dapat dilakukan oleh karyawan adalah komunikasi internal dan eksternal yang tujuannya adalah untuk memperkuat hubungan demi kepentingan keberlanjutan perusahaan dan untuk mengembangkan hubungan bagi karyawan itu sendiri.

Menghormati banyak orang

Seorang karyawan tidak hanya harus menghormati bosnya, tetapi juga kolega dan pelanggannya. Menghormati kolega adalah bentuk apresiasi karena menjadi mitra yang dapat diundang untuk bekerja sama dengan baik.

Memberi Peringatan

Berikan peringatan dan ambil langkah bijak jika Anda mencurigai adanya pelanggaran hukum, pedoman dan Kode Etik yang terdapat dalam perusahaan.

Menjaga Privasi

Karyawan memainkan peran yang sangat besar dalam suatu perusahaan, termasuk menjaga privasi perusahaan seperti informasi atau data yang tersimpan di perusahaan.

Menjaga nama baik perusahaan

Seorang karyawan wajib menjaga nama baik perusahaan. Bagaimanapun kondisi kinerja, perusahaan atau sikap manajer atau karyawan tidak boleh mengungkapkan hal ini. Terutama bagi orang yang bukan bagian dari perusahaan.

Demikianlah pembahasan tentang pengertian karyawan semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga Artikel Lainnya :